Thomas Alva Edison (Penemu Bola Lampu)

0 komentar


Biografi
Masa kecil

Ia lahir di Milan, Ohio, Amerika Serikat pada tanggal 11 Februari 1847. Pada masa kecilnya di Amerika Serikat,Edison selalu mendapat nilai buruk di sekolahnya. Oleh karena itu ibunya memberhentikannya dari sekolah dan mengajar sendiri di rumah. Di rumah dengan leluasa Edison kecil dapat membaca buku-buku ilmiah dewasa dan mulai mengadakan berbagai percobaan ilmiah sendiri. Pada Usia 12 tahun ia mulai bekerja sebagai penjual koran, buah-buahan dan gula-gula di kereta api. Kemudian ia menjadi operator telegraf, Ia pindah dari satu kota ke kota lain. Di New York ia diminta untuk menjadi kepala mesin telegraf yang penting. Mesin-mesin itu mengirimkan berita bisnis ke seluruh perusahaan terkemuka di New York.
Masa muda

Pada tahun 1870 ia menemukan mesin telegraf yang lebih baik. Mesin-mesinnya dapat mencetak pesan-pesan di atas pita kertas yang panjang. Uang yang dihasilkan dari penemuannya itu cukup untuk mendirikan perusahaan sendiri. Pada tahun 1874 ia pindah ke Menlo Park, New Jersey. Disana ia membuat sebuah bengkel ilmiah yang besar dan yang pertama di dunia. Setelah itu ia banyak melakukan penemuan-penemuan yang penting. Pada tahun 1877 ia menemukan Gramofon. Dalam tahun 1879 ia berhasil menemukan lampu listrik kemudian ia juga menemukan proyektor untuk film-film kecil. Tahun 1882 ia memasang lampu-lampu listrik di jalan-jalan dan rumah-rumah sejauh satu kilometer di kota New York. Hal ini adalah pertama kalinya di dunia lampu listrik di pakai di jalan-jalan. Pada tahun 1890, ia mendirikan perusahaan General Electric.

Edison dipandang sebagai salah seorang pencipta paling produktif pada masanya, memegang rekor 1.093 paten atas namanya. Ia juga banyak membantu dalam bidang pertahanan pemerintahan Amerika Serikat. Beberapa penelitiannya antara lain : mendeteksi pesawat terbang, menghancurkan periskop dengan senjata mesin, mendeteksi kapal selam, menghentikan torpedo dengan jaring, menaikkan kekuatan torpedo, kapal kamuflase, dan masih banyak lagi.
Ia meninggal pada usianya yang ke-84, pada hari ulang tahun penemuannya yang terkenal, bola lampu modern.

Alexander Graham Bell (Penemu Handphone)

0 komentar




Alexander Graham Bell (lahir di Edinburgh, Skotlandia, Britania Raya, 3 Maret1847 – meninggal di Beinn Bhreagh, Nova Scotia, Kanada, 2 Agustus 1922 pada umur 75 tahun) adalah seorang ilmuwan, pencipta, dan pendiri perusahaan telepon Bell.[1] Selain karyanya dalam teknologi telekomunikasi, ia juga menyumbangkan kemajuan penting dalam teknologi penerbangan dan hidrofoil.

Bell umumnya dikenal sebagai penemu telepon tahun 1876 di Amerika Serikat,[1] tapi menurut Kongres AS pada Juni 2002 menetapkan bahwa Antonio Meucci-lah yang menemukan telepon. Walaupun Alexander Graham Bell penemu telepon, dia tidak pernah menelepon istri dan ibunya karena mereka tunarungu

Wright Bersaudara (Penemu Pesawat Terbang)

0 komentar





Wright Bersaudara yang terdiri dari dua orang adik beradik, Orville Wright (19 Agustus 1871 - 30 Januari 1948) dan Wilbur Wright (16 April 1867 - 30 Mei 1912), secara umum dihargai atas desain dan perancangan pesawat terbang efektif pertama, dan membuat penerbangan terkendali pertama menggunakan pesawat terbang bermesin yang lebih berat daripada udara, bersama dengan pendirian tonggak sejarah lainnya dalam bidang era dirgantara. Kedua kakak beradik itu pada awalnya mengelola sebuah toko di Dayton, Ohio.[1] Toko tersebut menjual dan memperbaiki sepeda motor. Mereka mulai mempelajari masalah penerbangan pada tahun 1889. Kemudian mereka mulai membuat tiga pesawat terbang layang bersayap kembar. Ketiganya dites di pantai Kitty Hawk, North Carolina. Pesawat yang ketiga telah diujinya sebanyak 1000 kali penerbangan dan ternyata berhasil dengan sukses. Kemudian mereka membuat mesin motor ringan. Mesin tersebut di pasang di pesawatnya yang keempat, yang dinamakannya Wright Flyer.

Pada pukul 10:35 pagi (10:35 WIB malam) dalam cuaca dingin yang mendung pada tanggal 17 Desember 1903, Wright Bersaudara menerbangkan untuk pertama kalinya pesawat udara berkendali sejauh empat mil di dekat wilayah berbukit pasir di Kitty Hawk, North Carolina.[2] Mereka menyaksikan pesawat Wright Flyer dikemudikan oleh Orville, mengangkasa selama 12 detik. Kemudian pesawat tersebut turun kembali setelah mencapai 37 meter dari tanah. Penerbangan tersebut merupakan penerbangan pesawat yang pertama dalam sejarah. Pesawat tersebut pada awalnya dinamai Wright Flyer, tetapi sekarang lebih populer dengan nama "Kitty Hawk". Pesawat Flyer yang asli kini terdapat di Museum Dirgantara di Washington DC,Amerika Serikat.

Charles Babbage (Penemu Komputer)

0 komentar




Charles Babbage (lahir 26 Desember 1791 – meninggal 18 Oktober 1871 pada umur 79 tahun) adalah seorang matematikawan dari Inggris yang pertama kali mengemukakan gagasan tentang komputer yang dapat diprogram. Sebagian dari mesin yang dikembangkannya, namun tidak selesai. Sekarang dapat dilihat di Museum Sains London. Pada tahun 1991, dengan menggunakan rencana asli dari Babbage, sebuah mesin diferensial dikembangkan dan mesin ini dapat berfungsi secara sempurna, yang membuktikan bahwa gagasan Babbage tentang mesin ini memang dapat diimplementasikan.

Kehidupan


Charles Babbage lahir di Inggris, kemungkinan besar di jalan Crosby Row no 44,Walworth Road, London. Ada beberapa pendapat tentang tanggal kelahiran Babbage. Obituari yang dimuat dalam harian The Times menyebutkan kelahirannya pada tanggal 26 Desember 1792. Namun beberapa hari kemudian seorang keponakan Babbage menulis bahwa Babbage sebenarnya dilahirkan setahun sebelumnya, pada 1791.Charles Babbage termasuk orang yang jahat, karena dia pernah maling uang di bank :D
Perancangan mesin komputer

Pada masa itu, perhitungan dengan menggunakan tabel matematika sering mengalami kesalahan. Babbage ingin mengembangkan cara melakukan perhitungan secara mekanik, sehingga dapat mengurangi kesalahan perhitungan yang sering dilakukan oleh manusia. Saat itu, Babbage mendapat inspirasi dari perkembangan mesin hitung yang dikerjakan oleh Wilhelm Schickard, Blaise Pascal, dan Gottfried Leibniz. Gagasan awal tentang mesin Babbage ditulis dalam bentuk surat yang ditulisnya kepada Masyarakat Astronomi Kerajaan berjudul "Note on the application of machinery to the computation of astronomical and mathematical tables" ("catatan mengenai penerapan mesin bagi penghitungan tabel astronomis dan matematis") tertanggal 14 Juni 1822.

James Watt (Penemu Mesin Uap)

0 komentar



James Watt (lahir di Greenock, Skotlandia, 19 Januari 1736 – meninggal diBirmingham, Inggris, 19 Agustus 1819 pada umur 83 tahun) ialah seorang insinyur besar dari Skotlandia, Britania Raya. Pada awalnya ia tertarik dengan mesin uap karena memperhatikan mesin uap buatan Newcome yang kurang efisien. Lalu ia terus melakukan beberapa percobaan & penelitian. Ia berhasil menciptakan mesin uap pertama yang efisien. Ternyata mesin uap ini merupakan salah satu kekuatan yang mendorong terjadinya Revolusi Industri, khususnya di Britania dan Eropa pada umumnya. Untuk menghargai jasanya, nama belakangnya yaitu watt digunakan sebagai nama satuan daya, misalnya daya mesin dan daya listrik.

Membuat Efek Refleksi pada Air Di Photoshop

0 komentar

Pada tutorial Photoshop kali ini, kita akan mengetahui teknik menciptakan refleksi atau bayangan yang terpantul pada permukaan air. Teknik ini cukup membantu bagi para fotografer yang ingin mendapatkan hasil foto yang lebih realistis ketika bayangan objeknya terpantul pada permukaan air (laut, sungai, danau atau kolam). Berikut tahapan-tahapannya:
Buka file foto yang akan diedit di Adobe Photoshop. Perhatikan Layer tab, klik kanan pada layer Background (yang ada icon gembok-nya), lalu klik Layer from Background dan klik OK. Sekarang layer Background menjadi layer bebas (tidak terkunci), nama “Layer 0” bisa diubah ketika dialog box muncul sebelum mengklik OK pada saat ‘membuka kunci’ layer.

Kunci Gembok
Sekarang buat area untuk refleksi atau bayangannya, mudahnya yaitu dengan membuat ukuran lebar canvas menjadi dua kali lebih besar. Klik Image > Canvas Size dan dialog box akan muncul (lihat pada gambar). Perhatikan kolom-kolom di bawah New Size, ubah satuan ukuran menjadi “percent” dan ketikkan 100 pada kolom height kemudian klik OK. Kemudian perhatikan kotak-kotak bertanda panah di bawahnya, klik tanda panah “↑” (hasilnya akan tampak seperti pada gambar) sehingga area baru hanya akan terbentuk tepat di bawah gambar asli saja.

Canvas Size
Berikut ini hasil pembentukan area baru untuk pantulan bayangan/refleksi. Pastikan bagian-bagian yang ditandai seperti pada gambar di atas sudah dilengkapi dengan benar.

Layer Kosong
Ketika area kosong sebesar ukuran foto asli sudah siap, klik kanan Layer 0 dan klikDuplicate Layer. Geser foto duplikat (pada contoh layer diberi nama “Reflection”) ke bawah; klik Move Tool, tekan Shift dan klik tanda panah “↓” dikeyboard hingga gambar berada di paling ujung sisi halaman. Sekarang balik posisi foto yang akan digunakan sebagai bayangan (layer “Reflection”). Pastikan layer “Reflection” terpilih (layer di-highlight abu-abu tua), klik Edit > Transform > Flip Vertical. Kini layer bayangan sudah berkebalikan dengan foto asli.

Duplikat Layer
Buat layer baru di atas layer “Reflection”. Pastikan warna Foreground Colorputih dan Background Color berwarna hitam. Klik Pain Bucket Tool dan tuang tintanya ke layer kosong yang baru dibuat tadi sehingga sekarang layer berwarna putih. Kini klik Filter > Sketch > Halftone Pattern dan dialog box akan muncul. Perhatikan panel-panel di sisi kanan dan isi kolomnya seperti contoh di bawah, ketika selesai klik OK. Preview efek bisa dilihat di sisi kiri halaman dialog box. Kita akan membuat alur pada permukaan air melalui pilihan filter ini. Semakin banyak garis yang diciptakan, semakin banyak alur air yang didapat. Semakin tenang permukaan airnya, semakin sedikit alur yang dibutuhkan (seperti pada contoh).

Effect
Setelah menutup dialog box, layer baru yang tadinya berwarna putih kini berisi garis hitam dan putih. Masih pada layer baru tersebut, klik Filter > Blur > Gaussian Blur untuk membuat garis yang lebih halus. Geser parameter ke sisi kanan untuk menambah efek blur, mungkin juga diperlukan pixel yang lebih banyak ketika berkutat dengan resolusi gambar yang lebih besar.

Gausian Blur

Klik kanan layer bergaris lalu klik Duplicate Layer Right dan dialog box akan muncul. Di bawah Destination, kita akan menemukan Document, pilih opsi Newdan klik OK. Tahap ini adalah membuat file baru yang isinya adalah layer bergaris hitam dan putih yang tadi sudah dibuat, save as dalam format .PSD lalu tutup dokumen baru tersebut. Silahkan beri nama “displacement map”. Sekarang, hapus layer berisi garis hitam dan putih yang kita buat di awal (klik layernya lalu klik icon tong sampah di ujung kanan bawah Layer tab).


Sekarang merge dua layer yang tersisa menjadi satu layer tunggal (tanpa menghilangkan kedua layer asli) dan duplikat sekaligus dengan mengklik layer “Reflection” lalu tekan Shift+CTRL+Alt+E (Windows) atauShift+Command+Option+E (Mac). Dengan demikian, kita akan memiliki satu layer baru dengan 2 foto di dalamnya. Hasilnya memang tidak tampak di halaman kerja, namun perubahannya bisa dilihat di Layer tab.

Pastikan layer baru terpilih (di-highlight abu-abu tua), klik Filter > Distort > Displace. Dialog box akan muncul, perlu diketahui bahwa bagian ini adalah menciptakan gelombang atau riak pada permukaan air. Silahkan menggunakan angka seperti pada contoh di bawah, tetapi tidak menutup kemungkinan apabila ingin ditambahkan. Bagian yang dibutuhkan hanyalah Horizontal Scale, jadi ketikkan “0” pada Vertical Scale dan pastikan bagian yang lain sama persis seperti pada contoh. Klik OK dan dialog box akan muncul, perintahnya adalah memilihdisplacement map. Maka pilih file “displacement map” yang tadi sudah dibuat dan klik Open.

Displace

Hasil kerja efeknya akan tampak pada kedua belah foto seperti pada gambar di bawah.

Hasil Displace
Mengingat kita akan membuat refleksi pada permukaan air, maka hanya foto yang berada di bagian bawah yang akan diberi efek alur. Untuk itu, pilih layer “Reflection” di Layer tab. Klik Rectangular Marquee Tool dan mulai membuat seleksi di sekeliling foto. Untuk mempermudah menentukan ukuran pasti yang diperlukan dalam membuat seleksi pada foto, silahkan me-non-aktifkan layer paling atas (dalam contoh bernama Layer 1) dengan mengklik icon “mata” yang letaknya di sisi kiri image thumbnail.



Sementara seleksi masih aktif, klik “Layer 1” (layer yang di-merge) lalu klik iconLayer Mask (letaknya di bagian bawah Layer tab, sejajar dengan icon tong sampah). Kita akan melihat penambahan baru (persegi panjang berwarna hitam dan putih di samping image thumbnail “Layer 1”) di Layer tab dan kini foto sudah diperbaiki.

Refleksi pada permukaan air bisa tampak memiliki efek yang sedikit kabur dan tidak terlalu tajam atau jelas. Oleh karena itu, foto yang berperan sebagai refleksi harus melalui tahap blur. Klik image thumbnail Layer Mask di Layer tab (klik persegi panjang berwarna hitam dan putih). Kini beralih ke Filter > Blur > Gaussian Blur, gunakan ukuran atau value yang sebelumnya sudah diterapkan begitu dialog box muncul dan klik OK.

Blur

Memang air dapat memantulkan bayangan objek seperti (warna) aslinya, namun hasil foto yang realistis membutuhkan penyesuaian warna pada bagian refleksi (mengingat sinar matahari dan cuaca dapat mempengaruhi warna pantulan objek pada air). Tambahkan sedikit warna, pada contoh karena temanya di danau musim semi maka refleksi dibuat lebih cerah. Tambahkan sedikit warna biru dan lakukan penyesuaian sehingga tampak lebih alami. Tekan Alt (Windows) atauOption (Mac), klik (dan tekan mouse) pada icon Adjustment Layer (lihat gambar) lalu tarik kursor menuju Hue/Saturation. Dialog box akan muncul, klik kotak kecil di bahwa Name lalu klik OK.

Hue Saturation

Layer baru akan terbentuk dan menempatkan diri di atas “Layer 1” lalu dialog boxHue/Saturation akan muncul (dalam versi contoh, dialog box berada di sisi kanan seperti tampak pada gambar). Geser panelnya hingga warna berubah sesuai keinginan, contoh di bawah bisa digunakan untuk mendapatkan efek warna cerah air danau musim semi. Apabila warnanya masih terlihat terlalu ‘dimanipulasi’, geser panel Opacity untuk mengurangi intensitas warnanya.

Ubah Warna
Silahkan save as dokumen dalam format .JPEG, hasilnya bisa dilihat pada gambar di bawah.

Hasil Refleksi

Penutup

Langkah-langkah yang harus dilewati memang cukup panjang dan kelihatan sedikit rumit, namun bukan berarti susah untuk dilakukan. Ketika mengikuti tahapan satu per satu, proses yang kelihatannya panjang tidak akan terasa karena ternyata lebih cepat dari yang dibayangkan. Ingat, tetap lakukan pengeditan senatural mungkin meskipun melalui proses digital. Selamat mencoba! :)

Tutorial Photoshop: Make Up series Lipstick

0 komentar

Pengaplikasian lipstik pada bibir bisa mengubah rona warna wajah seseorang; bisa jadi hasilnya terlihat pucat atau malah sebaliknya malah mencerahkan. Artikel ini tidak akan memberikan tips penggunaan warna lipstik yang bagaimana yang tepat untuk wajah tertentu, melainkan langkah-langkah penambahan atau pengayaan warna bibir dengan menggunakan warna asli bibir yang sudah ada. Dengan berbekal Adobe Photoshop, kini seorang wanita bisa memiliki warna lipstik yang mana saja. Ikuti langkah-langkah berikut ini:
Buka file foto yang akan diedit di Adobe Photoshop. Klik kanan pada layerBackground dan klik Duplicate Layer.
Duplicate Layer
Duplicate Layer
Zoom in foto hingga bagian yang akan diedit tampak jelas dan ini akan memudahkan saat melakukan seleksi mengelilingi bibir.
Zoom out ke Daerah Bibir
Zoom in ke Daerah Bibir

Seleksi Bibir

Buat seleksi mengelilingi bibir, gunakan Pen Tool untuk melakukan tahap ini. Pastikan untuk tidak membuat garis bibir baru sehingga nanti hasilnya bibir kelihatan lebih lebar dari seharusnya, ikuti saja garis bibir yang asli. Ketika titik pointer awal dan akhir sudah bertemu dan garis membentuk bibir (lihat gambar), klik kanan dan klik Make Selection > klik OK (lihat gambar).
Select Pen Tool
Select Pen Tool
Make Selection
Make Selection

Atur Color Balance

Klik Image > Adjustments > Color Balance, mainkan parameter dengan menggesernya ke kanan dan kiri di ketiga kelompok warna untuk mendapatkan warna bibir/lipstik yang dikehendaki (lihat gambar). Perlu diketahui Cyan: sejenis tosca, Magenta: warna keunguan. Bila sudah, klik OK. Klik kanan foto Deselect.

CB 01 Pink
CB 01 Pink
CB 02 Orange
CB 02 Orange
CB 03 Teracotta
CB 03 Teracotta

Memunculkan Warna Hot Red pada Bibir

Warna bibir tertentu tidak bisa memunculkan warna hot red atau merah darah/gelap karena warna natural bibir terlalu pucat (seperti pada foto). Untuk itu, bila ingin mengaplikasikan warna ini harus menggunakan trik lain. Buka file dan buat layer baru di atas layer Background.
Make Layer
Make Layer
Seleksi menggunakan Pen Tool seperti tahap ke-3, bedanya setelah pointer bertemu, klik kanan dan klik Fill Path. Pilih Foreground Color lalu klik OK (lihat gambar).
Fill Path
Fill Path
Sebelumnya pilih warnanya terlebih dahulu (lihat gambar). Setelah garis terisi warna, ubah Blending dari Normal menjadi Multiply untuk mendapatkan efek merah gelap. Pastikan layer yang baru dibuat tadi terpilih (lihat di tab Layers, bila warnanya abu-abu gelap artinya layer sudah terpilih).
select-+-fill hot red
Ubah Blending
Blur bagian tepi bibir yang sudah diwarnai tadi supaya warna bibir kelihatan menyatu dengan kulit. Lihat bedanya pada foto di atas.
After and Before Blur
After and Before Blur
Ketika warna yang ditampilkan sudah sesuai dengan yang diinginkan, save as foto sebagai file .JPEG. Hasil pengaplikasian warna lipstik yang berbeda bisa dilihat pada foto.
Make Up series Lipstick color palette
Make Up series Lipstick color palette

Penutup

Ingat untuk menggunakan warna yang natural, warna yang umum digunakan pada lipstik kebanyakan atau setidaknya mendekati warna bibir. Kalau tidak, hasilnya akan menyerupai Lady Gaga yang hobi bereksperimen dengan warna lipstik ekstrim. Kecuali fotonya untuk pesta kostum. Selamat mencoba! :)

Tutorial Photoshop: Retouch Wajah Berminyak

0 komentar

Wajah berminyak bisa menjadi mimpi buruk bagi sebagian orang, terutama yang sehari-harinya bertemu dengan banyak relasi atau berhadapan dengan kamera. Karena wajah berminyak sama artinya harus melakukan touch up berulang kali; menambahkan bedak setiap kali minyak di wajah mulai muncul. Tetapi apa jadinya kalau sudah terlanjur difoto dan wajah sedang sangat berminyak. Dengan berbekal Adobe Photoshop, kini wajah berminyak dalam foto bukan masalah lagi. Ikuti langkah-langkah berikut ini:
Buka file foto yang akan diedit di Adobe Photoshop. Klik kanan pada layerBackground dan klik Duplicate Layer. Zoom in foto hingga area wajah yang berminyak terlihat lebih fokus dan detail, namun tidak perlu terlalu dekat. Pastikan supaya area yang diperbesar tetap mencakup keseluruhan wajah, sehingga akan memudahkan ketika melihat hasil editan.

Klik Healing Brush Tool, cara penggunaannya sama persis dengan Clone Stamp Tool. Pilih (kloning) area yang bersih dari noda/minyak (tanda + di dalam lingkaran menandakan kursor siap digunakan untuk mencap; lihat gambar), lalu cap di area wajah yang bernoda/berminyak. Lebih detailnya tentang penggunaan Clone Stamp Tool bisa dibaca di sini.Sesuaikan besar kuasnya dengan ukuran wajah, gunakan kuas berukuran tidak terlalu besar atau terlalu kecil. Lakukan heal sedikit demi sedikit untuk hasil yang lebih rapi.

 Hasil jadinya bisa dilihat pada foto di atas.


Penutup:

Teknik ini bisa juga diaplikasikan sebagai alternatif penggunaan Clone Stamp Tooldalam menghilangkan jerawat atau noda hitam di wajah akibat bekas jerawat atau luka.  Selamat mencoba! :)

Tutorial Photoshop: Make Up series Blush On

0 komentar

Kini blush on tidak hanya digunakan ketika ada acara spesial saja tetapi juga hampir menjadi make up yang menemani hari-hari para wanita dalam beraktivitas seperti di kantor, di kampus atau sekedar jalan-jalan bersama sahabat, selain bedak dan lipstik tentunya. Fungsi blush on adalah untuk memberikan rona wajah bersemu kemerahan sesuai dengan tone warna kulit, singkatnya supaya tidak kelihatan pucat. Dengan berbekal Adobe Photoshop, kini seorang wanita bisa memiliki warna blush on yang mana saja. Ikuti langkah-langkah berikut ini:
Buka file foto yang akan diedit di Adobe Photoshop. Klik kanan pada layerBackground dan klik Duplicate Layer. Kemudian buat layer baru di atasnya dengan mengklik New Layer.

Pilih warna blush on yang akan digunakan di tab Swatches; normalnya blush onakan berwarna soft pink atau peach/oranye muda. Klik Brush Tool, pilih jenis softbrush dengan mengklik pada tool bar yang muncul setelah Brush Tool diklik (lihat gambar). Perbesar ukurannya sampai kursor bisa menyapu pipi dalam sekali kuas. Penerapan blush on yang benar adalah di bagian tulang pipi yang menonjol ke arah belakang mendekati telinga. Sapukan di kedua pipi secara merata, pastikan untuk melakukan tahap ini di layer baru yang sudah dibuat di tahap pertama tadi.

Pastikan layer tempat warna disapukan tadi masih terpilih (berwarna abu-abu gelap pada tab layer), kemudian mulai ubah Blending dari Normal menjadi Darkenserta ubah Opacity hingga warna yang tadinya solid menjadi lebih transparan dan tampak lebih alami di kulit.

Ketika warna yang ditampilkan sudah sesuai dengan yang diinginkan, save as foto sebagai file .JPEG. Hasil pengaplikasian warna blush on yang berbeda bisa dilihat pada contoh foto.

Penutup:

Fungsi blush on adalah supaya wajah tampak merona, bukannya merah meradang akibat terbakar matahari atau malah seperti Jeng Kelin yang hanya berbentuk lingkaran di tulang pipi dengan warna yang cenderung magenta ataupink tua. Jadi, aplikasikan senatural mungkin meski melalui proses digital.  Selamat mencoba! :)

 
  • You're My Inspiration © 2012 | Designed by Rumah Dijual, in collaboration with Web Hosting , Blogger Templates and WP Themes